Kunjungan Wadirut BULOG dorong penguatan strategi, sinergi lintas sektor, serta jaminan ketersediaan pangan hingga akhir 2026
Manado, NyiurMedia.id – Pelaksanaan penugasan pemerintah di sektor pangan oleh Perum BULOG wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo menunjukkan capaian yang solid. Kinerja penyaluran bantuan pangan hingga penyerapan gabah petani tercatat melampaui target, sekaligus memperkuat peran BULOG sebagai instrumen stabilisasi pangan nasional.
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen (Purn) Dr. Marga Taufiq, SH, MH, ke Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Dalam agenda tersebut, Wadirut menekankan pentingnya konsistensi strategi internal serta penguatan semangat kerja dalam menjalankan mandat pemerintah.
Selain agenda internal, kunjungan ini juga diisi dengan silaturahmi dan koordinasi bersama Gubernur Sulawesi Utara, Pangdam XIII/Merdeka, serta jajaran Polda Sulut. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan, sejalan dengan arah kebijakan nasional.
Dari pemaparan pimpinan wilayah BULOG Sulut–Gorontalo dalam rapat evaluasi, terungkap bahwa realisasi penugasan pemerintah berjalan dengan capaian yang signifikan. Penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026 bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional, melampaui rata-rata kinerja wilayah lain.
Di sisi hulu, penyerapan gabah petani sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai 1.500 ton atau setara 102 persen dari target tahunan. Angka ini juga melampaui capaian sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar 1.126 ton. Upaya penyerapan tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani.
Sementara itu, ketersediaan stok pangan, khususnya beras, di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo tercatat mencapai sekitar 18.000 ton. Jumlah ini diproyeksikan terus bertambah seiring optimalisasi penyerapan gabah serta distribusi stok antarwilayah BULOG, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Desember 2026.
Dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, BULOG juga terus menggencarkan penyaluran minyak goreng program Minyakita melalui jaringan pasar SP2KP. Data menunjukkan harga minyak goreng di wilayah ini relatif terkendali dan telah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Sebagai bagian dari pengawasan langsung di lapangan, Wadirut BULOG turut melakukan monitoring terhadap distribusi beras SPHP dan Minyakita di Pasar Bersehati Manado, ritel modern, serta penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Banjer.
Capaian tersebut tidak berdiri sendiri. Keberhasilan BULOG Sulawesi Utara dan Gorontalo merupakan hasil dari koordinasi yang terbangun kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait. Dukungan lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.
Dengan capaian yang melampaui target serta dukungan sinergi yang solid, BULOG Sulut–Gorontalo menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Konsistensi kinerja ini sekaligus menjadi indikator kesiapan dalam menghadapi tantangan distribusi pangan ke depan.
//Red*

Tinggalkan Balasan