Kapolresta Irham Halid dan Wakil Wali Kota Richard Sualang Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Keamanan Masyarakat Melalui Operasi Ketupat Samrat 2026

MANADO, NyiurMedia.id — Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Manado menegaskan kesiapan penuh melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang digelar di halaman Mapolresta Manado, Jalan Piere Tendean, Kamis (12/3/2026). Apel yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi strategis. Kehadiran lintas lembaga tersebut memperlihatkan penguatan sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah kota dalam memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama momentum Lebaran.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa apel gelar pasukan menjadi tahap akhir pengecekan kesiapan Operasi Ketupat 2026, baik dari aspek personel, sarana prasarana, hingga koordinasi lintas sektor. “Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Irham. Ia menekankan bahwa pelayanan humanis serta kesiapsiagaan personel menjadi prioritas Polresta Manado dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan aktivitas Lebaran.

Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kesiapan aparat kepolisian serta seluruh unsur pengamanan yang terlibat. Menurutnya, koordinasi yang solid antara Polresta Manado dan Pemerintah Kota Manado merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menilai kehadiran Operasi Ketupat Samrat menjadi bentuk nyata komitmen negara dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri maupun yang beraktivitas di Kota Manado.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait di seluruh Indonesia. Dengan potensi mobilitas masyarakat mencapai 143,9 juta orang selama periode Lebaran, Polresta Manado bersama Pemerintah Kota Manado menegaskan kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, kepadatan arus lalu lintas, hingga dampak cuaca ekstrem. Apel tersebut menjadi penanda awal komitmen bersama untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

//VIT*