banner 728x250

Tak Surut oleh Tekanan, Kapolres Boltim Pastikan Penindakan Tambang Ilegal Garini Berlanjut

Ket Foto : Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan proses penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal di Garini tetap berlanjut sebagai bentuk komitmen menjaga kepastian hukum dan ketertiban masyarakat. (Istimewa)

Di tengah dinamika dan beragam respons publik terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di Garini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kepolisian memastikan proses penegakan hukum tidak akan berhenti. Komitmen tersebut ditegaskan langsung Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan yang menyatakan penanganan kasus tetap berjalan sesuai koridor hukum.

BOLTIM, NyiurMedia.id – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Garini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kembali menjadi perhatian publik. Di tengah beragam respons yang muncul di masyarakat, Polres Bolaang Mongondow Timur memastikan proses penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menegaskan komitmen institusinya untuk tetap konsisten melakukan penindakan tanpa terpengaruh tekanan maupun kepentingan pihak tertentu. Saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026), ia menekankan bahwa proses hukum yang telah berjalan akan terus dilanjutkan. “Yang penting kita tegak lurus dan proses tetap lanjut,” ujar Golfried.

Menurut Kapolres, pemasangan garis polisi di lokasi tambang ilegal Garini merupakan bagian dari langkah penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. Ia mengakui kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, hal itu dinilai sebagai konsekuensi dari upaya penertiban aktivitas yang tidak memiliki izin resmi. “Biasalah, ada yang senang dan ada yang tidak senang. Saya police line itu tambang ilegal di Garini,” katanya.

Sikap tegas Polres Boltim tersebut mencerminkan upaya menjaga kepastian hukum sekaligus mencegah dampak negatif aktivitas pertambangan tanpa izin terhadap lingkungan dan keamanan masyarakat. Langkah berkelanjutan yang dilakukan aparat diharapkan mampu memberikan efek jera serta memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan di wilayah Bolaang Mongondow Timur.

//VIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *