Melalui program stabilisasi pasokan dan harga jagung tahun 2026, BULOG bersama PINSAR Sulawesi Utara mendukung ketersediaan jagung pakan ternak dengan harga yang terjangkau bagi peternak di sejumlah kabupaten dan kota.
SULUT, NyiurMedia.id — Upaya menjaga ketersediaan pakan dengan harga yang terjangkau menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan usaha peternakan. Melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Jagung di Tingkat Konsumen Tahun 2026, Perum BULOG Kanwil Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) menghadirkan skema harga jagung pakan ternak dengan harga di gudang BULOG sebesar Rp5.000 per kilogram dan harga di tingkat peternak maksimal Rp5.500 per kilogram.
Program tersebut mencakup wilayah Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, serta Kota Bitung, Tomohon, Manado, dan Kotamobagu. Jagung yang disalurkan merupakan jagung pakan ternak dengan kualitas Cadangan Jagung Pemerintah, dikemas dalam berat bersih 50 kilogram per kemasan.

Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Sulawesi Utara dan Gorontalo, Dody Syahrial, menjadi figur penting dalam pelaksanaan upaya stabilisasi pangan di wilayah kerjanya. Program ini menempatkan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga sebagai dua aspek yang perlu dijaga secara bersamaan, terutama bagi peternak yang membutuhkan kepastian bahan baku pakan untuk menjalankan usahanya.
Keterlibatan Asosiasi PINSAR Provinsi Sulawesi Utara bersama BULOG dalam program ini menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap peternak. Dengan cakupan wilayah yang meliputi sejumlah sentra kegiatan ekonomi di Sulawesi Utara, skema tersebut diharapkan membantu peternak memperoleh jagung pakan sesuai ketentuan harga yang telah ditetapkan.
Pada akhirnya, keberhasilan stabilisasi tidak hanya ditentukan oleh tersedianya jagung, tetapi juga oleh pelaksanaan distribusi dan keterjangkauan harga di tingkat pengguna. Karena itu, realisasi penyaluran serta kepatuhan terhadap batas harga menjadi aspek penting untuk memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi peternak.
//Novita.R













