banner 728x250

Kapolres Boltim Tegaskan Hormati Kebebasan Pers, Bantah Dugaan Intimidasi Wartawan

Ket Foto : Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan (Istimewa)

Konferensi Pers Jadi Ruang Klarifikasi atas Polemik Tambang dan Isu Kebebasan Pers

BOLTIM, NyiurMedia.id — Polemik aktivitas pertambangan rakyat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang belakangan menjadi sorotan publik kini memasuki babak klarifikasi. Di tengah berbagai narasi yang berkembang terkait aktivitas pertambangan dan tudingan intimidasi terhadap wartawan, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan komitmennya terhadap penegakan hukum yang profesional serta penghormatan penuh terhadap kebebasan pers.

Dalam konferensi pers yang digelar baru-baru ini, Kapolres menepis tudingan adanya intimidasi terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan maupun investigasi. Ia menegaskan bahwa Polres Boltim tetap berpegang pada prinsip keterbukaan informasi dan menghormati kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Saya tegaskan tidak ada intimidasi kepada wartawan. Saya sangat menghormati Undang-Undang Pers dan peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan.

Menurut Kapolres, keberadaan aktivitas pertambangan rakyat di sejumlah wilayah Boltim merupakan fakta lapangan yang selama ini menjadi perhatian aparat penegak hukum. Pernyataan mengenai banyaknya masyarakat yang melakukan aktivitas tambang manual, kata dia, justru merupakan bentuk keterbukaan kepada publik mengenai kondisi yang dihadapi daerah tersebut.

Ia menegaskan bahwa penanganan persoalan pertambangan tidak dapat dilakukan secara sederhana karena menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat. Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, tetapi juga memperhatikan kondisi riil masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

“Kami terus melakukan pengawasan, koordinasi, dan langkah-langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Semua proses berjalan berdasarkan aturan dan mekanisme yang ada,” katanya.

Komitmen Menjaga Kemitraan dengan Media

Di tengah berkembangnya berbagai persepsi mengenai hubungan aparat dan media, Polres Boltim menegaskan bahwa kemitraan dengan insan pers selama ini berjalan baik. Kehadiran wartawan dinilai menjadi bagian penting dalam mengawal transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Kapolres menyebut kritik, konfirmasi, maupun pertanyaan dari media merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Karena itu, pihaknya membuka ruang komunikasi dan klarifikasi terhadap setiap informasi yang berkembang di masyarakat.

Sikap terbuka tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Polres Boltim tidak memiliki kepentingan untuk membatasi kerja jurnalistik sepanjang dilakukan sesuai kaidah profesi dan ketentuan hukum yang berlaku.

Menjaga Kepercayaan Publik

Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu pertambangan dan kebebasan pers, berbagai pihak berharap proses klarifikasi dapat dilakukan secara objektif dan proporsional. Di sisi lain, Polres Boltim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Bagi masyarakat, yang terpenting bukan hanya penyelesaian polemik yang berkembang, tetapi juga terjaganya kepercayaan terhadap institusi penegak hukum serta terciptanya ruang demokrasi yang sehat antara pemerintah, aparat, media, dan publik.

Dengan penegasan langsung dari Kapolres mengenai penghormatan terhadap kemerdekaan pers dan keterbukaan informasi, diharapkan berbagai spekulasi yang berkembang dapat disikapi secara lebih jernih, sembari memberi ruang bagi proses klarifikasi dan penelusuran fakta yang objektif.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *