banner 728x250

Pertamina Minta Maaf soal Dinamika Pertalite di Manado, Tambahan 5 Juta Liter Menuju Bitung

Ket Foto : Kapal tanker MT Maritim Khatulistiwa membawa tambahan 5 juta liter Pertalite menuju Integrated Terminal Bitung untuk memperkuat pasokan BBM bagi Manado dan sekitarnya. (Istimewa)

BITUNG, NyiurMedia.id – Penguatan pasokan Pertalite untuk Kota Manado dan sekitarnya kini bergantung pada kedatangan kapal tanker MT Maritim Khatulistiwa yang membawa tambahan 5 juta liter bahan bakar minyak (BBM) menuju Integrated Terminal (IT) Bitung. Di tengah dinamika pengisian BBM yang dirasakan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan terus memantau perjalanan kapal hingga kesiapan penyaluran ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Tambahan pasokan tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan Pertalite dan mendukung kelancaran pelayanan kepada konsumen. Namun, BBM itu belum tiba di terminal. Kondisi cuaca dan arus laut di Selat Makassar masih menjadi faktor yang memengaruhi pelayaran, sehingga waktu kedatangan kapal terus dipantau. Setelah kapal tiba, proses penerimaan di terminal dan distribusi ke SPBU menjadi tahapan penting berikutnya.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat dinamika pengisian Pertalite di Manado dan sekitarnya. Ia memahami BBM merupakan kebutuhan penting yang menunjang aktivitas masyarakat setiap hari. Karena itu, Pertamina terus mengupayakan penguatan pasokan melalui pemantauan pelayaran, kesiapan penerimaan BBM, serta pengaturan distribusi berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Sambil menunggu kedatangan tanker, Pertamina tetap memonitor persediaan dan aktivitas pengisian di SPBU. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan juga dilakukan untuk membantu menjaga kelancaran pelayanan. Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli Pertalite secara bijak sesuai kebutuhan dan tetap tertib saat mengantre agar ketersediaan BBM dapat dimanfaatkan secara lebih merata.

Tambahan 5 juta liter ini menjadi salah satu upaya memperkuat pasokan, tetapi kelancaran pelayanan tetap ditentukan oleh proses kedatangan kapal, penerimaan di terminal, dan penyaluran ke SPBU. Pertamina menyatakan akan terus mengevaluasi kondisi distribusi sesuai perkembangan stok dan kebutuhan operasional. Masyarakat dapat mengikuti informasi resmi melalui situs pertaminapatraniaga.com dan akun media sosial @pertaminapatraniaga serta memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *