Di bawah kepemimpinan AKBP dr. Chandra Tanoeisan, penghargaan ini menjadi apresiasi bagi institusi dalam memperkuat akuntabilitas administrasi dan pengelolaan keuangan.
MANADO, NyiurMedia.id — Rumah Sakit Bhayangkara Manado meraih penghargaan Peringkat I dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian rumah sakit dalam kategori penyampaian laporan pertanggungjawaban bendahara Badan Layanan Umum (BLU), sebagaimana tercantum dalam piagam penghargaan.

Capaian ini menjadi catatan positif bagi Rumkit Bhayangkara Manado dalam menjalankan tata kelola administrasi keuangan yang tertib dan bertanggung jawab. Di lingkungan institusi pelayanan kesehatan, pengelolaan keuangan yang akuntabel merupakan bagian penting untuk menjaga profesionalisme organisasi serta mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Piagam penghargaan tersebut diterima oleh dr. Sri Marioni Sandag, M.Kes., yang mewakili Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Manado, AKBP dr. Chandra Tanoeisan, Sp.K.F.R.
Bagi institusi pelayanan publik, penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui KPPN bukan hanya menjadi bentuk pengakuan atas capaian administrasi, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga standar pertanggungjawaban dalam setiap pelaksanaan tugas. Ketertiban pelaporan dan kepatuhan terhadap ketentuan menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di bawah kepemimpinan AKBP dr. Chandra Tanoeisan, Sp.K.F.R., capaian tersebut menjadi momentum untuk terus memelihara budaya kerja yang mengedepankan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme. Keberhasilan institusi seperti ini juga ditopang oleh kerja bersama seluruh jajaran yang menjalankan fungsi pelayanan maupun administrasi sesuai tugas masing-masing.
Penghargaan Peringkat I tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Rumkit Bhayangkara Manado untuk mempertahankan kualitas tata kelola sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat. Sebab, pelayanan kesehatan yang profesional tidak hanya bertumpu pada kemampuan medis, tetapi juga didukung manajemen institusi yang tertib, transparan, dan akuntabel.
(Novita.R)













