banner 728x250

Gubernur Yulius Selvanus Lantik Ratusan Pejabat, Tekankan Ketelitian sebagai Fondasi Kualitas Kebijakan

Ket Foto : Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melantik dan mengambil sumpah/janji ratusan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemprov Sulut, Kamis (11/6/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. (Istimewa)

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan akuntabel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali melakukan penguatan birokrasi. Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melantik dan mengambil sumpah/janji ratusan pejabat Administrator dan Pengawas sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kualitas kebijakan.

MANADO , NyiurMedia.id – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, melantik dan mengambil sumpah/janji ratusan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (11/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi birokrasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas pelayanan publik sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa jabatan Administrator dan Pengawas memiliki posisi strategis dalam proses penyelenggaraan pemerintahan. Menurut dia, pejabat pada level tersebut tidak hanya berfungsi menjalankan administrasi, tetapi juga menjadi pengendali, penyaring informasi, serta analis yang berperan penting dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah disusun berdasarkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Mari bekerja bersama untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Yulius.

Penekanan terhadap ketelitian menjadi pesan utama dalam pelantikan tersebut. Gubernur mengingatkan agar setiap laporan maupun usulan yang diproses tidak sekadar diteruskan kepada pimpinan, melainkan terlebih dahulu ditelaah secara mendalam dari sisi substansi, validitas data, dan dampak kebijakannya. Menurutnya, kualitas keputusan pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas proses yang berlangsung di tingkat administrasi dan pengawasan. Karena itu, budaya kerja yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada ketepatan informasi harus terus diperkuat di seluruh lini birokrasi. Langkah ini diharapkan menjadi energi baru bagi Pemprov Sulut dalam menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

//Novita.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *